Hei… Hei… Hei… Nagaswara radio kedatangan Play band lagi nih Temen Radio. Masih dalam rangka promo single perdananya “Mati Aku” gak cuma lewat phoner ke beberapa radio di Indonesia, mereka juga berkesempatan untuk melakukan sesi interviewnya di acara Temen Sore bareng Ruru dan Rubi. (Kamis, 21 Juli 2011)
Masih dengan formasi yang sama Emi (Voc), Dicky (Drum) dan Pio (Gitar) ini kembali berbagi kisahnya. Band yang beraliran rock alternatif ini berhasil masuk Nagaswara berkat jasa seorang temen nih, jadi awalnya pas denger demo lagu mereka sang temen langsung suka banget, alhasil dia menawarkan diri untuk membantu mereka buat menawarkan lagu mereka ke label Nagaswara, dan voila… gak berapa lama mereka berhasil menjadi anggota dari keluarga besar Nagaswara. Tapiiiii… tauu ngga siihhh Temen Radio, sampe sekarang mereka sama sekali gak pernah ketemu dan ngobrol langsung dengan si empunya Nagaswara, yup… siapa lagi kalo bukan Bpk. Rahayu Kertawiguna. Wallaahhh… Ko bisa? “Iya nih, ngga ngerti kenapa, tapi sampe sekarang belum dapet kesempatan untuk ketemu dan bicara langsung sama Pak Rahayu, kita sih berharap banget suatu saat bisa ngobrol-ngobrol bareng dengan beliau”, jelas Emi panjang lebar. Wahh, gimana nih Pak? Mudah-mudahan keinginan mereka didengar ya pak.. hehehe.
Play Band, Phoner dan Interview di Nagaswara FM. Karena tema Temen Sore kali ini adalah “Apa sih yang bisa bikin kamu bilang : Mati Aku”,
Sesuai dengan singlenya Play “Mati Aku”, maka duo penyiar kita iseng bertanya tentang tema hari ini kepada mereka. Nah, ini nih beberapa kutipan jawaban mereka:
Emi : “Wadduh, kalo aku sih sering banget begitu, kalau mau pergi selalu aja ada barang yang ketinggalan, Mati Aku..!!!”.
Pio : “Suatu kali aku pernah makan di resto, dan lupa ternyata gak bawa dompet, hahaha… Matiii Aku…!!!”.
Dicky : “Semua kejadian yang aku alamin bikin bilang Mati Aku…!!! hahaha…”.
Seru-seru yah jawaban mereka… Eh, eh… FYI yah Temen Radio, ternyata semua anggota Play Band masih jomblo lohh… ihiyyy… Ayo buat para Playmates, ada yang berminat??? Siapa cepat dia dapat… Ups… hahaha… Piss ya ka Emi, bang Dicky dan bang Pio. (vee) www.nagaswarafm.com
Rabu, 22 Februari 2012
biografi play band
Di tengah maraknya industri musik Indonesia, Play band yang berasal dari Bandung ini mencoba untuk meramaikannya dengan memunculkan single terbaru mereka yang berjudul Mati Aku. Dengan mengusung genre Rock and Blues, Play band meracik musik mereka untuk para pecinta musik Indonesia.
Band asal Bandung ini sudah terbentuk sejak tahun 2007 silam. Mereka bahkan sudah merilis sebuah album yang berjudul “Self Titled”, menjadi sebuah ajang pembuktian awal eksistensi band ini. Formasi Play band sendiri sejak tahun 2007 sudah banyak perubahan. Gonta-ganti personil pun harus mereka alami seiring perjalanan band ini berdiri. Kini Play band digawangi oleh Emee (Vokal), Piyo (Gitar) dan Dicky (Drum).
"Ketika memilih genre, Play band ingin tampil beda dan mempunyai ciri khusus dari band-band yang sudah ada. Bahkan kami ingin memadukan genre Rock n roll dan blues dengan vokalis cewek yaitu Emee," ujar Dicky pemain drum Play band.
Dalam filosofi nama PLAY yang berarti main, mereka mengartikannya semua “bermain” di dalam PLAY dan mereka sangat menikmati setiap langkah.
“We Just Do What We Like To Do, which is PLAY-ing , so jangan kerut kening, enjoy aja" sahut Emee sang vocalis memaparkan filosofi nama bandnya.
Single Mati Aku sendiri merupakan kisah dari sepasang kekasih yang merasa perjalanan cinta mereka serasa hambar dan tidak merasakan cinta yang sesungguhnya. Ungkapan mati aku yang dijadikan single tersebut adalah sebuah ungkapan karena cinta tanpa rasa.
Dari warna musik yang ditawarkan Play, banyak yang menilai single Mati Aku bisa menjadi saingan beberapa band yang saat ini tengah eksis. Apalagi suara sang vokalis Emee memiliki karakter suara yang sangat menonjol dan bisa bersaing dengan band yang bervokalis cewek.
"Kalau persaingan biar masyarakat yang menilai. Tapi kita sih optimis, apalagi zaman sekarang musik rock yang dibawakan perempuan mungkin belum terlalu banyak ya," papar Emee.
Dari penampilan para personil Play band memang sedikit nyentrik. Amee sang vokalis yang tampil dengan gaya Lady Rockers ditambah tatto di tangan memang mengundang perhatian. Ditambah lagi dengan penampilan sang drumer yang selalu tampil mengenakan topi koboi menjadi ciri khas band satu ini.
“ Dilluar penampilan kami, kami berharap single ini bisa diterima oleh seluruh pecinta musik Tanah Air”, ungkap Emee menutup perbincangan.
download lagunya
1 play band jangan sia siakan
2 play band tak pernah terganti
3 play band yang telah pergi
4 play band lelah
Band asal Bandung ini sudah terbentuk sejak tahun 2007 silam. Mereka bahkan sudah merilis sebuah album yang berjudul “Self Titled”, menjadi sebuah ajang pembuktian awal eksistensi band ini. Formasi Play band sendiri sejak tahun 2007 sudah banyak perubahan. Gonta-ganti personil pun harus mereka alami seiring perjalanan band ini berdiri. Kini Play band digawangi oleh Emee (Vokal), Piyo (Gitar) dan Dicky (Drum).
"Ketika memilih genre, Play band ingin tampil beda dan mempunyai ciri khusus dari band-band yang sudah ada. Bahkan kami ingin memadukan genre Rock n roll dan blues dengan vokalis cewek yaitu Emee," ujar Dicky pemain drum Play band.
Dalam filosofi nama PLAY yang berarti main, mereka mengartikannya semua “bermain” di dalam PLAY dan mereka sangat menikmati setiap langkah.
“We Just Do What We Like To Do, which is PLAY-ing , so jangan kerut kening, enjoy aja" sahut Emee sang vocalis memaparkan filosofi nama bandnya.
Single Mati Aku sendiri merupakan kisah dari sepasang kekasih yang merasa perjalanan cinta mereka serasa hambar dan tidak merasakan cinta yang sesungguhnya. Ungkapan mati aku yang dijadikan single tersebut adalah sebuah ungkapan karena cinta tanpa rasa.
Dari warna musik yang ditawarkan Play, banyak yang menilai single Mati Aku bisa menjadi saingan beberapa band yang saat ini tengah eksis. Apalagi suara sang vokalis Emee memiliki karakter suara yang sangat menonjol dan bisa bersaing dengan band yang bervokalis cewek.
"Kalau persaingan biar masyarakat yang menilai. Tapi kita sih optimis, apalagi zaman sekarang musik rock yang dibawakan perempuan mungkin belum terlalu banyak ya," papar Emee.
Dari penampilan para personil Play band memang sedikit nyentrik. Amee sang vokalis yang tampil dengan gaya Lady Rockers ditambah tatto di tangan memang mengundang perhatian. Ditambah lagi dengan penampilan sang drumer yang selalu tampil mengenakan topi koboi menjadi ciri khas band satu ini.
“ Dilluar penampilan kami, kami berharap single ini bisa diterima oleh seluruh pecinta musik Tanah Air”, ungkap Emee menutup perbincangan.
download lagunya
1 play band jangan sia siakan
2 play band tak pernah terganti
3 play band yang telah pergi
4 play band lelah
Langganan:
Postingan (Atom)

